Jangan lakukan 8 hal ini di saat traveling dengan teman

Traveling bisa menjadi salah satu cara untukmu mengenali karakter temanmu. Banyak yang bilang jika ingin tahu bagaimana sifat asli seseorang maka ajaklah ia traveling.
Traveling-yang-menyenangkan

Meski jujur tentang diri sendiri dan membiarkan sifat aslimu keluar, adalah hal yang baik. Namun tentunya menjaga sikap agar tak menjadi partner traveling yang menyebalkan juga harus kamu upayakan. Setidaknya, ini bisa menjadi salah satu pembelajaran bagaimana mengelola ego pribadi.

Nah, jika kamu traveling bareng teman ada baiknya kamu menghindari 8 hal ini supaya travelingmu lancar dan persahabatanmu dengan temanmu makin erat:

1. Terlalu Sering Mengeluh


Berpartner dengan rekan traveling yang hobi mengeluh adalah hal yang gampang-gampang susah. Kalau kamu gemar mengeluh, dan kawan travelingmu bukan orang yang sabar, tulus, serta benar-benar care, perjalanan bisa-bisa hanya menyisakan rasa nggrundhel di hati masing-masing.

Agar selama perjalanan kamu bisa meminimalisir keluhan, ada baiknya kamu browsing dahulu tentang banyak hal.

Seperti bagaimana kondisi medan dan tempat yang akan kamu datangi. Hal ini penting supaya nantinya kamu tidak shock dan mengeluh saat ternyata medan maupun tujuan selama perjalanan tak sesuai dengan harapan.

Kamu juga wajib menyiapkan fisik sebelum traveling. Persiapan fisik tidak hanya diperlukan untuk medan yang berat. Sekedar datang ke tempat selfi juga perlu persiapan fisik. Kalau badanmu drop kamu rentan untuk mengeluh dan membuat kawanmu repot.

2. Bohong


Menjadi seseorang yang hobi berbohong tentunya bukan hal yang baik. Apalagi saat traveling.

Jangan mencoba berbohong terutama jika itu menyangkut kemampuan fisik dan pengalaman travelingmu. Semisal, mengatakan kamu tidak punya riwayat penyakit tertentu atau berbohong bahwa kamu sudah pernah mendaki ke gunung a, b, c hanya supaya kamu bisa diajak mendaki.

Adakalanya seseorang menanyai hal tersebut bukan hanya untuk mempertimbangkan kamu layak diajak atau tidak. Namun pertanyaan tersebut justru lebih ke persiapan apa saja yang diperlukan jika akan mengajak kamu.

Kalau kamu tidak jujur dari awal, perjalanan bisa jadi berbahaya, dan tentunya tidak mengenakkan pada akhirnya.

3. Terlambat


Usahakan tepat waktu kalau sedang janjian. Membuat kawan menunggu terlalu lama tentunya bisa menimbulkan perasaan tidak enak satu sama lain. Apalagi kalau sudah berhubungan dengan jadwal transportasi yang akan digunakan.

Ketinggalan kereta karena kamu ngaret, tentunya menjadi hal menyebalkan kalau sampai terjadi.

4. Egois


Traveling itu bisa menjadi dua mata pisau. Bisa membuat persahabatanmu bubar, atau justru membuat persahabatanmu kian erat.

Kuncinya tentu saja pada bagaimana masing-masing mengatur keegoisannya. Bahkan perkara keegoisan, nyawa bisa jadi taruhannya.


Semisal saat mendaki gunung, jika di tengah perjalanan kawanmu sakit jangan sampai kamu meninggalkannya hanya karena kamu ingin sekali sampai ke puncak.

Ada cukup banyak kasus hilangnya pendaki di puncak karena meninggalkan temannya dan memilih jalan sendiri. Banyak juga pendaki yang meninggal lantaran sakit dan justru ditinggal teman-temannya.

Kejadian-kejadian semacam itu tentunya bisa kita ambil pelajarannya

5. Pelit


Pelit di sini bisa perkara uang maupun barang.

Bagi kebanyakan orang, uang adalah perkara sensitif. Berkompromi dan membicarakan bagaimana pengaturan keuangan bersama saat perjalanan ada baiknya kamu lakukan di sebelum memulai perjalanan.

Jangan sampai salah satu pihak nantinya merasa jadi orang yang selalu keluar duit, dan menuduh pihak lain sangat pelit.

Soal barang, sharing penggunaan barang diperlukan untuk meringkas barang bawaan. Kemukakan di awal, untuk beberapa barang yang kamu anggap harus dimiliki masing-masing pribadi.

Karena tidak semua orang berpikiran sama terkait hal ini.

6. Cuek Dengan Temannya Teman


Traveling adalah sarana yang baik untukmu mengembangkan lingkar pertemanan. Saat traveling, temanmu membawa temannya adalah hal yang lumrah terjadi.

Meski kamu belum terlalu kenal dengan orang-orang baru yang diajak, usahakan untuk berbaur. Hindari bersikap cuek dengan temannya teman dan memonopoli teman yang kamu kenal. Hal ini bisa merusak suasana perjalanan.

7. Terlalu Bergantung


Saling menggantungkan saat traveling memang tak ada salahnya. Tapi bersikap mandiri juga sangat diperlukan.

Jangan menjadi seseorang yang terlalu manja karena itu bisa sangat mengganggu bagi temanmu.

8. Tukang Gibah


Saat traveling kamu jadi paham kejelekan-kejelekan kawanmu. Namun, tentunya membicarakan kelemahannya di hadapan orang lain bukanlah hal yang elok.

Jika memang ada hal-hal yang kurang berkenan yang kamu rasakan dengan ulahnya, sampaikan saja dengan baik kepada yang bersangkutan, supaya di perjalanan ke depan kalian jadi lebih nyaman.

0 Response to "Jangan lakukan 8 hal ini di saat traveling dengan teman "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel